Teuku Yadin's Blog

Just another WordPress.com weblog

mengenal Mathias Ibo

on 20 January 2011

Kegemilangan timnas Indonesia mencapa babak final AFF kali ini sebenarnya cukup istimewa. Para pemain inti yang dimainkan di 4 pertandingan hampir tak pernah digantikan, namun mereka masih mampu bermain prima. Kalaupun cedera, tidak sampai fatal dan memakan waktu lama untuk pulih.

hal tersebut dikarenakan pengelolaan teknis timnas yang baik, yang mulai menggunakan teknologi untuk menyokong performa pemain. Namun tentu tidak bisa mengandalkan mesin sepenuhnya, ‘sentuhan’ manusia masih dibutuhkan. ‘Manusia’ yang sedikit banyak berjasa pada pemulihan timnas yang luar biasa cepat tersebut adalah Matias Ibo, staf bidang fisioterapis pertama yang dimiliki Indonesia.

Matias Ibo dilahirkan di Malang 32 tahun yang lalu. Ia adalah blasteran Indonesia-Swiss. Ibo melanjutkan jenjang kuliah di negeri tulip Belanda. Di Universitas Thim Van Der Laan, Utrecht, mengambil bidang sport physiotherapis.

Fisioterapis adalah staf yang bertugas membantu pemulihan pemain. Ketika ada pemain yang mengalami cedera, seorang fisioterapis akan menganalisa cedera tersebut serta menyusun program latihan yang diperlukan sang pemain akan dapat segera kembali berlaga. Staf bidang ini baru dipekerjakan untuk pertama kalinya di timnas Indonesia. Sebelumnya, timnas hanya mengandalkan jasa masseur / tukang pijat, yang menurut beberapa pihak, justru berpotensi memperparah cedera pemain.

Matias Ibo diajak bergabung ke timnas Indonesia oleh Ketua Deputi Bidang Teknis Badan Tim nasional (BTN), Iman Arief. Ibo ‘dilamar’ ketika datang ke Indonesia untuk mengunjungi keluarganya di Malang.

Ternyata ajakan pak Iman Arief tersebut berbuah manis, kini peranan Ibo sangat besar bagi para pemain timnas. Seringkali terlihat ketika laga AFF lalu, beberapa pemain meringis kesakitan di tengah lapangan, ada satu pria gempal berwajah bule yang dengan sigap langsung turun memberikan perawatan. Setelah itu, ajaib, sang pemain melanjutkan pertandingan hingga usai tanpa kendala berarti.

Sosok Matias Ibo pun sebenarnya cukup khas dan menawan. Hanya dirinya yang memakai baju staf tanpa lengan di bangku cadangan saat Indonesia bertanding, disamping itu, wajahnya juga sekilas mengingatkan pada bintang baru sepakbola Indonesia, Irfan Bachdim. Namun bedanya, Ibo bekerja di balik layar. Dan ia melakukan tugasnya dengan sangat baik!

Peran Ibo di lapangan hijau memang tidak terlalu kentara. Namun apalah jadinya bila pria ini tidak menjabat sebagai fisioterapis timnas, kemungkinan besar badai cedera akan melanda skuad inti timnas pada babak-babak awal, sehingga performa yang diberikan pada kejuaraan ini pun tidak akan maksimal. Salut untuk Matias Ibo atas profesinya menjadi ‘perawat’ bagi para punggawa Garuda!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: